Kamis, 03 Februari 2022

Kok Rame Banget

Kok Rame Banget

Suatu kisah unik dari salah seorang mengenal hidayah.


Pak Fulan seorang pemilik radio konvensional di salah satu kota di Sumatera Barat, isi radionya ya sebagaimana yang lain, ada iklan, music dan lainnya. Keluarga pak Fulan tadi rata-rata adalah penggemar seni musik, bahkan punya penyewaan orgen tunggal dan lainnya.

Singkat cerita, pak Fulan itu juga termasuk pengurus salah satu mushollah/surau dekat tempat beliau tinggal.

Beliau punya rencana ingin datangkan ustad dari luar kota untuk ngisi kajian bersama tetangga-tetangga kompleknya.

Ketika itu di Kota tersebut ada Dai Akhir Zaman sedang Tablig Akbar, yang datang rame karena sedang viral ketika itu.

Lalu pak Fulan itu bertanya kepada panitia yang mengundang, bagaimana caranya bisa mengundang ustad yang tadi? Maka dijawab dengan nada meremehkan : Mahal Pak.

Namanya orang diremehkan pastilah sakit hati. Akhirnya pak Fulan mencari info ustad lain melalui YouTube, alhamdulillah yang sering muncul di YouTube beliau adalah kajian Ust. Maududi Abdullah, Lc Hafidzahullahu Ta'ala (Pekanbaru). 

Maka pak Fulan itu mencoba cari-cari kontak ustad atau tim ustad untuk diundang ke Mushollah sekitar rumah beliau. Pak Fulan itu datang jauh-jauh dari kotanya ke Pekanbaru untuk bertemu dan mengundang ustadz.

Secara detail pak Fulan belum tau siapa ustadz Maududi, hanya tau lewat YouTube saja.

Ust Maududi Abdullah bertanya : Apakah di Kota itu sudah ada ikhwah yang ngaji? Dijawab dengan polos : Blm ada (padahal pak Fulan itu belum begitu faham dengan istilah ikhwah ngaji dll).

Akhirnya beliau bersedia datang ke Kota Tersebut, kejadian ini beberapa tahun yang lalu.

Poster sudah dibuat dan info itu terdengar oleh ikhwah yang sudah ngaji di Kota itu, mereka heran. Siapa gerangan orang yang bisa mendatangkan Ust. Maududi Abdullah, Lc.

Niat pak Fulan hanya pengajian biasa untuk warga komplek, ukuran mushollanya juga sederhana tidak luas. Dan pak Fulan yang mengundang belum tau siapa ust. Maududi Abdullah, yang mana beliau sudah dikenal dimana-mana, terutama orang-orang Sumatera Barat, sudah tidak asing dengan beliau.

Hari H kajian tersebut tanpa disangka pak Fulan, yang datang kajian banyak sekali, bahkan dari luar kota juga hadir.

Sontak pak Fulan ini heran, ada apa ini kok rame banget?

Dari situlah jalan hidayah mulai menyapa beliau dan keluarga. Radio yang awalnya umum, sekarang diubah full untuk kajian-kajian. Walhamdulillah.

Hidayah menyapa siapa saja yang dikehendaki oleh Allah.


Semoga kita selalu dapat hidayah dan  Istiqomah


#SafariSumbar2021

📝 Abu Yusuf Akhmad Ja'far

Tidak ada komentar:

Posting Komentar